Lima Negara bersaing di Pameran Inovasi Internasional (I+ACEH) Terbesar sumatera

| 31-03-2015   16:14:02 WIB | dilihat 559 kali

BANDA ACEH - Sebanyak 90 delegasi yang terdiri ratusan pelajar dan mahasiswa dari 5 negara yaitu Indonesia, Canada, Amerika Serikat, dan Korea Selatan bersaing dalam ajang I+ACEH ( International Art Creativity & Engineering Exhibition) 2015 yang berlangsung selama dua hari, Sabtu-Minggu (28-29 Maret 2015), di Kampus Universitas Ubudiyah Indonesia (UUI), Banda Aceh. Dalam ajang internasional tersebut, SMA Fatih Bilingual School Banda Aceh berhasil medali emas dan juara terbaik untuk mewakili Indonesia dalam ajang I+Envex 2015 di Malaysia yag akan berlangsung pada April mendatang, sedangkan tim dari Universitas Ubudiyah Indonesia berhasil meraih Grand Award Rektor UUI. Selain itu, untuk kategori Special Award dan medali emas diraih tim dari Magister Elektro Unsyiah, Universitas Jabal Ghafur, SMAN 1 Banda Aceh, MAN Sibreh, UNIMAP, serta delapan tim dari sekolah menengah Malaysia. Penghargaan yang sama juga diraih Fatih Bilungual School. Award tersebut berasal dari INNOPA, I-ENVEX, CEGeoGtech Unimap, MyRIS, Romanian Inventors Forum Asian Invention Assosiation dan Korean Invention Academy. Selain itu juga, UUI dan Sekolah Seri Puteri juga berhasil menyabet penghargaan Best Invention Award dan medali emas dari International Federation of Inventor"s Association. Sedangkan kategori Honor of Invention dari World Invention Intellectual Property Association (WIIPA) dimenangkan tim dari Teknik Industri Unsyiah, sekolah Sains Labuan dan SMK Taman Daya (Malaysia). Sementara untuk kategori I+ACEH Best of The Best Award dimenangkan oleh tim Korea, Sekolah Sains Hulu dan UNIMAP. Sedangkan tim dari sekolah Sains Tapah Perak Malaysia berhasil mendulang Inventor Champion Award dan medali emas dari Asia Invention Association. Sementara sejumlah tim lainnya meraih medali perak dan perunggu. Rektor Universitas Ubudiyah Indonesia Marniati, M. Kes (Prof. Adjuct Unimap) mengatakan, I + Aceh adalah program eksibisi atau kompetisi karya-karya anak bangsa yang memamerkan produk-produk inovasi karya anak bangsa. Dalam acara ini, putera-puteri dari beberapa negara memamerkan hasil karya mereka, baik produk yang dibuat dari bahan daur ulang, karya-karya robotic, serta produk-produk lainnya. "Ajang ini merupakan agenda tahunan Universitas Ubudiyah Indonesia untuk memotivasi putera-puteri Indonesia khususnya Aceh, dalam melahirkan karya-karya mereka. Putera-Puteri Indonesia memliki bakat dan inovasi yang sangat hebat, namun sangat kurang untuk dapat menunjukkannya ke ajang internasional," kata Rektor UUI, Marniati, M. Kes (Prof. Adjuct Unimap), kepada acehonline.info, Minggu (29/3/2015), usai penutupan acara tersebut. Ke depan, Rektor UUI menambahkan, pihaknya akan kembali menggelar kegiatan serupa dengan menghadirkan beberapa tambahan negara-negara lainnya seperti Banglades, Rumania, serta beberapa negara tetangga lainnya. "Saya berharap putera-puteri Indonesia khususnya Aceh dapat mempersiapkan diri dan mengambil kesempatan karena ajang internasional seperti ini sangat jarang digelar. Persiapkanlah diri mulai dari sekrang untuk mengikuti I+Aceh 2016 dan tunjukkanlah karya-karya terbaik yang dapat mengharumkan nama Indonesia dan Aceh ke dunia luar," ungkap Rektor UUI.(Reza Gunawan)

Facebook Twitter Google Digg Reddit LinkedIn Pinterest StumbleUpon Email

Hadis-hadis pilihan
" Seorang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih disukai Allah daripada seorang mukmin yang lemah dalam segala kebaikan. Peliharalah apa-apa yang menguntungkan kamu dan mohonlah pertolongan Allah, dan jangan lemah semangat (patah hati). Jika ditimpa suatu musibah janganlah berkata, "Oh andaikata aku tadinya melakukan itu tentu berakibat begini dan begitu", tetapi katakanlah, "Ini takdir Allah dan apa yang dikehendaki Allah pasti dikerjakan-Nya." Ketahuilah, sesungguhnya ucapan: "andaikata" dan "jikalau" membuka peluang bagi (masuknya) karya (kerjaan) setan." (HR. Muslim) "